PERMAINAN DAN LATIHAN OLAHRAGA DEWASA AKHIR/MANULA

Oleh: Nur Moh. Kusuma Atmaja, S.Pd.

KARAKTERISTIK

Pertambahan umur seseorang berpengaruh terhadap fungsi organ. Setelah terjadi puncak kematangan usia dewasa, fungsi organ tubuh mengalami penurunan (pada usia tua yaitu 60 tahun ke atas). Penurunan tersebut diantaranya fungsi fisiologis dan neurologist, kemampuan bergerak, panca indera, daya ingat, kekuatan, dan keseimbangan.

PERMAINAN DAN LATIHAN

Permainan yang cocok untuk usia tua:

1. Tenis meja

Permainan ini tidak sama dengan yang dilakukan pada saat usia muda atau untuk prestasi, namun hanya sebatas untuk meningkatkan dan memelihara kesegaran jasmani atau sebagai hiburan. Permainannya pun tidak dengan intensitas yang terlalu berat.

2. Permainan Catur

Permainan ini bertujuan untuk meningkatkan daya konsentrasi yang mulai menurun dan sebagai sarana mengisi waktu luang dengan teman sebayanya. Aktivitas fisiknya pun tidak terlalu berat sehingga sangat cocok untuk usia tua. Olahraga merupakan aktivitas yang memberikan rangsangan untuk melakukan frekuensi pernafasan lebih cepat dan lebih mendalam untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang diperlukan (Dr. Sugyanto :6.33). Latihan olahraga yang teratur pada usia tua sangat berpengaruh dalam menjaga kesegaran jasmaninya, sehingga penurunan-penurunan yang terjadi dapat dihambat atau tidak terlalu cepat. Namun jenis-jenis latihan olahraga yang diberikan tidak sama dengan yang diberikan pada usia remaja ataupun pada usia puncak prestasi. Jenis-jenis latihannya tidak terlalu berat dan menguras terlalu banyak tenaga. Permainan untuk usia tua pun tidak jauh berbeda dengan latihan yang diberikan.

Latihan olahraga yang cocok untuk usia tua antara lain:

  1. Jalan kaki
  2. Jogging
  3. Bersepeda
  4. Senam ”Low Impact”/ senam lansia agar tidak terjadi kebosanan, latihan tersebut dapat  dilakukan sambil mendengarkan musik. (Dr. Sugiyanto dan Drs. Sudjarwo, 1993:201)

Latihan tersebut bermanfaat untuk:

1)   Meningkatkan efisiensi paru-paru

2)   Meningkatkan efisiensi kerja jantung

3)   Meningkatkan jumlah dan ukuran pembuluh-pembuluh darah

4)   Meningkatkan daya kerja otot dan pembuluh darah

5)   Pencegahan obesitas (Dr. Sugiyanto dan Drs. Sudjarwo, 1993:200)

DAFTAR PUSTAKA

Sugyanto, dan Sudjarwo. Perkembangan dan Belajar Gerak.

——Menjadi Tua atau Dewasa. http://bucin.blogspot.com.  Akses Agustus 2008

Karim, Faizati. 2002. Panduan Kesehatan Olahraga Bagi Petugas Kesehatan.  Jakarta

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: